Tersembunyi Di Manado dan Sekitarnya yang Gak Keok Keren dari Bunaken

Wisata pulau seribu – Sulawesi Utara boleh jadi destinasi traveling yang masih asing di telingamu. Namun jikalau menyebut Bunaken, beberapa besar orang pasti tahu jikalau daerah itu merupakan salah satu dive titik paling indah di dunia. Nah, sayangnya keelokan Bunaken sering kali membikin orang-orang lupa pada bermacam-macam destinasi menarik yang juga pantas dikunjungi di Manado dan sekitarnya.

Salah satu pulau yang menyusun Taman Nasional Bunaken-Manado merupakan Pulau Siladen. Pulau mungil yang luasnya cuma sekitar 31 ha ini punya potensi liburan yang gak keok dengan Pulau Bunaken, lho. Siap-siap aja kagum-terkagum dengan kehidupan bawah lautnya yang menakjubkan.

Yang menarik, kau dapat menyapa kawanan lumba-lumba yang seringkali terlihat penasaran dan berenang mendekati kapal-kapal pelancong yang melalui. Siapa tahu kau mujur dapat memandang lumba-lumba yang hidup bebas dari jarak dekat—bukan cuma mereka yang terkurung dinding kaca di taman hiburan. – outbound puncak

Sesosok bukit melambung gagah sekitar 10 mil dari bibir pantai Manado. Itulah Pulau Manado Tua, satu lagi pulau yang menyusun gugusan di TN Bunaken-Manado. Namun, jikalau kau menduga bukit yang melambung 655 m di atas permukaan laut itu merupakan gunung api, kau keliru. Gunung apinya justru ada di bawah laut. Dengan kedalaman kurang lebih 50 m, terdapat kubah lava yang mengeluarkan gelembung udara serta karang lava yang kadang dikelilingi hiu.

Buat yang menggemari aktivitas arung jeram, kau seharusnya datang ke Desa Sawangan, Kecamatan Airmadidi, Minahasa. Di sini, ada tiga rute arung jeram yang dapat kau lalui, dengan waktu tempuh 20 menit, 1 jam, serta tiga jam. Kau akan diajak menelusuri sungai dengan tingkat kesusahan grade III yang mempunyai jeram-jeram menantang sekalian merasakan estetika kaki Gunung Klebet. – komodo liveaboard

Waruga merupakan makam leluhur masyarakat Minahasa yang terbuat dari batu. Sesungguhnya, kau dapat menemukan rumit waruda di bermacam-macam daerah di Minahasa, tetapi yang paling disarankan merupakan di Sawangan. Berbeda dengan kubur batu tempat lain yang wujudnya memanjang serupa peti mati, waruga berbentuk kubus dengan tutup seperti bumbungan rumah. Jenazah dalam waruga diletakkan terbaring seperti bayi dalam kandungan dalam kandungan.

Wilayah Taman Nasional Bogani Nani Wartabone menjadi salah satu daerah yang pantas kau jamahi ketika mengunjungi Sulawesi Utara. Daerah ini memperkenalkan keunikan ekologi sebagai wilayah peralihan geografi tempat Indomalayan di sebelah Barat dan Papua-Australia di sebelah Timur.

Sama halnya dengan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone yang diceritakan di skor sebelumnya, Cagar Alam Tangkoko juga menawarkan pemandangan yang gak keok mempesona. Wilayah ini berlokasi di kawasan Bitung, tepatnya di kaki Gunung Dua Saudara. Kau dapat melaksanakan trekking menjelajahi hutan belantara sembari merasakan panorama bukit dan jurang yang luar umum.

Pulau Lembeh yang berada di sebelah timur kota Bitung dapat kau capai dengan menyewa perahu. Kau akan diajak muter-muter memutari pulau dan mampir ke sebagian titik untuk snorkeling, mancing, juga berfoto narsis di pantai berpasir putih yang sepi—berasa pantai milik sendiri pokoknya. Pastinya, pemandangan bawah laut Pulau Lembeh gak keok keren deh dari Bunaken, layak banget buat kau yang pengen snorkeling dan menyelam.

Di Desa Kanonang, Kabupaten Minahasa, ada daerah bernama Bukit Beri. Eit, ini bukanlah daerah untuk memadu beri alias pacaran, tapi simbol keharmonisan umat beragama di Sulawesi Utara. Daerah ini dibangun pada tahun 2002 sebagai sentra spiritual untuk berkumpulnya umat dari bermacam-macam agama.

Kota Tomohon yang lokasinya sekitar 30 menit dari Manado, dijuluki Kota Seribu Bunga sebab tanahnya betul-betul layak untuk membudidayakan aneka tipe bunga. Kawasannya berada di dataran tinggi, mirip seperti wilayah Puncak di Bogor atau Kaliurang di Yogyakarta. Di kota ini, sering kali diadakan festival bunga hias, bagus lokal ataupun internasional. – papua paradise

Leave a Reply